M. Andriansyah Soroti Masalah Sampah dan Kemacetan di Kota Samarinda

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co,Samarinda- Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah, menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan Samarinda terutama terkait pengelolaan sampah dan kemacetan. Selasa (25/2/2025)

Ia menyebut bahwa pihaknya telah aktif dalam mengawal isu-isu ini dan telah menyampaikan berbagai permasalahan langsung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kalau teman-teman wartawan tahu, saya yang paling giat saat ini bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah sampah ini,” ujarnya saat ditemui di kantor DPRD Samarinda.

Lebih lanjut lagi, Ardiansyah juga menyoroti permasalahan kemacetan yang kerap terjadi di Kota Tepian. Menurutnya, pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa dalam forum-forum diskusi sudah lebih dulu disampaikan oleh DPRD kepada OPD terkait pada tahun 2024 lalu.

Baca Juga :  Samri Soroti Rendahnya Literasi Keamanan Digital Warga, Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Data Publik

Anggota Komisi III DRPD Samarinda ini juga mengakui bahwa kendala utama dalam penyelesaian masalah ini adalah adanya irisan tugas dan fungsi (tupoksi) antara beberapa OPD.

“Permasalahannya adalah mengenai irisan tupoksi antara OPD. Contohnya antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM). Dulu, PUPR bisa membangun jalan di daerah perumahan, bisa membangun parit. Tapi sekarang sudah kami tegaskan, mulai sekarang tidak boleh ada lagi ‘daerah abu-abu’,” jelasnya.

Ardiansyah menambahkan, bahwa jika suatu proyek masuk dalam ranah PERKIM, maka harus menjadi tanggung jawab dinas tersebut. Begitu juga dengan PUPR, yang tidak boleh lagi mengerjakan hal di luar tupoksinya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Gelar RDP Fokus Bahas Pencapaian Bapenda

“Mulai tahun ini, proyek-proyek yang dikerjakan oleh PERKIM sudah mendapatkan anggaran khusus. Ini merupakan salah satu langkah kami agar tidak ada lagi daerah abu-abu dalam pembangunan infrastruktur di Samarinda,” tambahnya.

Ia berharap, dengan penegasan tupoksi ini, setiap OPD bisa bekerja lebih efektif dan efisien dalam menyelesaikan persoalan yang ada, terutama dalam hal infrastruktur, sampah, dan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

Berita Terkait

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Kukar Kaya Festival
Aji Ali Husni Minta Atlet Kukar Jaga Mental dan Sportivitas
Ikuti Lima Kejuaraan Olahraga di Kaltim, Kukar Kirim 2500 Atlet
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 November 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:57 WIB

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB