Ketua DPRD Kaltim Pastikan Program Gratispol Tetap Aman di APBD 2026 Meski Anggaran Turun

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda — Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, memastikan kebutuhan fiskal dalam APBD 2026 masih mampu mengakomodasi pelaksanaan program Gratis Pemerintah Lokal (Gratispol). Meski anggaran program tersebut melonjak signifikan dari sebelumnya Rp200 miliar menjadi sekitar Rp1,4 triliun, ia menegaskan pendanaannya tetap aman.

Hasan menjelaskan bahwa penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat tidak akan mengganggu program prioritas daerah. Ia menekankan bahwa layanan pendidikan dan kesehatan yang termasuk dalam skema Gratispol akan tetap dilaksanakan karena kebutuhan anggarannya telah disiapkan sejak awal.

Baca Juga :  "DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal. Begini Penjelasan Agusrianyah"

“Program pemerintah tetap optimis. Gratispol itu prioritas dan tentu akan kita dukung,” ujarnya.

Sebelumnya, APBD Kaltim dalam dokumen KUA–PPAS diproyeksikan mencapai Rp21,3 triliun. Namun, revisi proyeksi menunjukkan penurunan menjadi sekitar Rp15 triliun karena kebijakan pemangkasan TKD oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kasus Siswa Patah Tulang di Samarinda, Komisi IV DPRD Kaltim Siap Bahas Pengawasan Sekolah

Hasan juga memastikan bahwa pembahasan APBD 2026 akan dipercepat. DPRD menargetkan Rapat Paripurna penetapan anggaran digelar pada akhir November 2025.

Ia menegaskan APBD 2026 akan berada pada angka sekitar Rp15 triliun. Menurutnya, jumlah tersebut masih memadai untuk membiayai program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pernyataan ini sekaligus meluruskan isu yang beredar bahwa APBD Kaltim tahun depan hanya mencapai Rp13 triliun. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB