RadiusKaltim.co, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mendesak Pemerintah Kota Samarinda mempercepat normalisasi drainase di sejumlah kawasan rawan genangan menjelang musim hujan 2026/2027.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi potensi banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, merusak fasilitas umum, hingga menghambat mobilitas warga di sejumlah ruas jalan perkotaan.
“Pemerintah perlu memanfaatkan waktu sebelum curah hujan meningkat untuk memastikan seluruh saluran drainase berfungsi secara optimal,”tutur nya
Tak hanya itu, sejumlah langkah yang perlu diprioritaskan di antaranya pembersihan sampah, pengerukan sedimentasi, serta perbaikan saluran air yang mengalami kerusakan.
Menurutnya, penanganan drainase tidak boleh hanya dilakukan ketika genangan mulai terjadi. Upaya pencegahan perlu dipersiapkan sejak dini agar potensi banjir dapat diminimalkan dan dampaknya terhadap masyarakat tidak semakin meluas.
“Selain normalisasi saluran air, evaluasi terhadap sistem drainase secara menyeluruh juga dinilai diperlukan,”pungkasnya pada Kamis 15/10/2026
Pemerintah perlu memastikan kapasitas saluran sesuai dengan kebutuhan kawasan serta memperhatikan pembangunan di wilayah yang berpotensi mengalami banjir.
Persoalan banjir perkotaan membutuhkan penanganan yang terintegrasi. Pekerjaan fisik harus disertai perencanaan yang matang, pemeliharaan berkala, dan koordinasi antarpihak agar penanganannya tidak bersifat sementara.
“DPRD Kota Samarinda memiliki peran untuk mengawal kebijakan dan anggaran penanganan banjir agar pelaksanaannya sesuai kebutuhan masyarakat,”tegas Nya
Abdul Rohim juga menekankan pentingnya langkah antisipatif sebelum memasuki periode hujan dengan intensitas tinggi. Dengan persiapan yang lebih awal, pemerintah diharapkan dapat mengurangi risiko genangan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
“Percepatan normalisasi drainase pun menjadi salah satu langkah yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan Kota Samarinda menghadapi musim hujan 2026/2027,”tutup Abdul Rohim









