DPRD Kaltim Dorong Pemanfaatan Alur Sungai sebagai Sumber PAD

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda– Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan alur sungai.

Menurut Ananda, jalur sungai yang saat ini sebagian besar dikelola swasta memiliki peluang besar sebagai sumber PAD jika pengelolaannya diatur dengan regulasi yang jelas, termasuk melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

“Ada rencana membuat Perda tentang alur sungai. Kalau memang bisa memberikan manfaat besar bagi Kaltim, kenapa tidak dimanfaatkan? Ini bisa menjadi sumber peningkatan PAD,” ujar Ananda.Senin 01/11/2025.

Baca Juga :  Pentingnya PMP ditengah Maraknya Kasus Pelecehan Seksual di Kaltim

Ia menekankan pentingnya kajian mendalam sebelum kebijakan diterapkan, termasuk studi kelayakan dan analisis ekonomi untuk memastikan mekanisme pengelolaan jelas dan tidak menimbulkan tumpang tindih.

“Harus ada studi kelayakan agar pengelolaannya transparan, jelas, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” jelasnya.

Sorotan Ananda juga mencakup insiden tabrakan kapal di alur sungai beberapa waktu lalu, yang merugikan daerah karena tidak ada ganti rugi dari pihak terkait.

Peristiwa ini menurutnya menjadi bukti perlunya regulasi yang lebih tegas dan sistem pengawasan yang kuat.

“Kejadian kapal menabrak fender tapi tidak ada kompensasi merugikan daerah. Harus ada tindak lanjut dan peringatan keras,” tegas politisi PDIP itu.
Ananda menambahkan, koordinasi dengan Komisi II DPRD Kaltim akan dilakukan untuk membahas lebih jauh rencana pembentukan Perda tersebut dan potensi kontribusinya terhadap PAD.

Baca Juga :  Perpanjangan Masa Kerja Pokja Tatib DPRD Kaltim 2024-2029 untuk Konsultasi ke Kemendagri

Ia juga menilai bahwa pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat menjadi momentum bagi daerah untuk lebih mandiri secara fiskal.

“Pemangkasan pasti ada. Karena itu, daerah harus kreatif dalam diversifikasi PAD dan tidak hanya bergantung pada transfer pusat,” pungkasnya.

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB