“DPRD Kaltim Ajak Masyarakat Untuk Cinta Tanah Air Melalui Wawasan Kebangsaan”

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.id, Samarinda – Tantangan demokrasi di Kalimantan Timur tidak hanya terkait kebijakan atau tata kelola pemerintahan, namun juga sejauh mana masyarakat memahami perannya sebagai warga negara. Jumat (05/12/2025)

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, sebagai isu yang harus mendapat perhatian serius, terutama pada generasi muda.

Sapto menilai pembangunan demokrasi yang kuat menuntut keterlibatan seluruh masyarakat. Tidak cukup hanya mengandalkan kinerja pemerintah dan lembaga perwakilan, tetapi juga diperlukan kontribusi nyata dari publik dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Sapto Dorong Realisasi Proyek Penerangan Jalan Umum Provinsi

“Tugas memelihara demokrasi bukan hanya dilakukan oleh DPRD, tapi melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia menyebut rendahnya literasi politik menjadi salah satu penyebab rendahnya partisipasi politik pemuda, padahal mereka memiliki posisi strategis dalam mempengaruhi arah kebijakan.

Lebih jauh, Sapto menekankan keseimbangan antara pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban sebagai pondasi utama kehidupan berdemokrasi. Hak warga tidak dapat tuntas dipenuhi tanpa adanya kesadaran dan usaha dalam menjalankan kewajiban.

“Mahasiswa jangan lelah berikhtiar atau menjalankan kewajibannya, karena tanpa usaha, kesuksesan atau hak tidak dapat diraih,” ujarnya. Legislator dari Fraksi Golkar itu mengajak pemuda lebih berani menyampaikan kritik konstruktif dan aktif mengawal kebijakan.

Baca Juga :  Fraksi PKB DPRD Kaltim Tolak Hasil Uji Kelayakan KPID 2025–2028, Nilai Proses Tidak Transparan

Menurut Sapto, perubahan hanya bisa terjadi jika generasi muda terlibat langsung dalam proses publik — mulai dari diskusi, analisis kebijakan, hingga aksi nyata dalam program sosial dan politik. Hal itu akan membentuk karakter pemimpin masa depan yang memiliki kesadaran demokrasi yang matang.

“Kita berharap generasi muda memahami peran strategisnya dalam menjaga demokrasi melalui partisipasi publik yang kritis, aktif, dan bermakna,” pungkasnya.

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB