AMAN Kaltim Dukung Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co,Samarinda- Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Kalimantan Timur secara terbuka menyatakan dukungan agar Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Deklarasi dan Dialog Kebangsaan: Mendukung Pemberian Gelar Pahlawan untuk Soeharto yang digelar di Warkop Bagios, Samarinda, Sabtu malam (8/11/2025) pukul 19.00 WITA.

Sekretaris Jenderal AMAN Kaltim, Febri Wahyudi, menegaskan bahwa penilaian terhadap kepahlawanan seorang tokoh tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi politik.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan di Samarinda

“Setiap pemimpin punya kekurangan, tetapi kepahlawanan harus dilihat dari kontribusi fundamental yang mengubah nasib bangsa. Kita tidak boleh membiarkan politik menghapus lautan jasa,” ujarnya.

Menurut Febri, pemberian gelar Pahlawan Nasional merupakan bentuk penghargaan tertinggi negara atas pengabdian Soeharto dalam menjaga kedaulatan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai delegasi organisasi mahasiswa dan simpatisan muda pendukung pemerintahan Prabowo–Gibran, yang turut memperkaya wacana kebangsaan dalam diskusi tersebut.

Baca Juga :  KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Aktivis muda Kaltim, Nur Fajila, menilai bahwa warisan pembangunan di era kepemimpinan Soeharto masih terasa hingga kini.

“Swasembada pangan dan pembangunan nasional yang beliau rintis masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, AMAN Kaltim berharap generasi muda dapat melihat peran Soeharto dalam sejarah bangsa secara objektif dan berimbang, serta menjadikan dialog kebangsaan sebagai sarana refleksi untuk menilai kembali kontribusi tokoh nasional terhadap perjalanan Indonesia.

Berita Terkait

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
Pemira Fakultas Syariah UINSI Samarinda Diwarnai Kericuhan, SEMA Tegaskan Proses Penyelidikan Berjalan
Rentenir Berkedok Investasi, Wanita di Samarinda Diduga Alami Kerugian Besar dan Motor Dirampas Pasutri: Jufri Musa Angkat Bicara
Mahasiswa Fakultas Hukum UNTAG Samarinda Gelar Sosialisasi Hukum Acara PTUN di Kelurahan Teluk Lerong Ulu
Husain Pimpin HIPMI PT Siap mempercepat Generasi Wirausahawan di Tingkat Mahasiswa
Nasib Supir Kayu Berakhir Tragis di PN Samarinda, Gaji Tak Seberapa Berujung Bui Tuntutan 2,6 Tahun Denda 500 Juta.
Gelar Gebyar Ramadhan UMKM, Adnan Faridhan Apresiasi Pemrov Kaltim
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Jumat, 19 Desember 2025 - 00:27 WIB

Pemira Fakultas Syariah UINSI Samarinda Diwarnai Kericuhan, SEMA Tegaskan Proses Penyelidikan Berjalan

Senin, 8 Desember 2025 - 23:39 WIB

Rentenir Berkedok Investasi, Wanita di Samarinda Diduga Alami Kerugian Besar dan Motor Dirampas Pasutri: Jufri Musa Angkat Bicara

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:26 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum UNTAG Samarinda Gelar Sosialisasi Hukum Acara PTUN di Kelurahan Teluk Lerong Ulu

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB