DPRD Samarinda Dorong Target PAD 2027 Harus Naik

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda menilai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 masih dapat ditingkatkan.

 

Optimisme tersebut didasarkan pada tren pertumbuhan PAD yang terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

 

Dalam dokumen rancangan PPAS 2027, Pemerintah Kota Samarinda mengusulkan target pendapatan daerah sebesar Rp1,2 triliun.

 

Namun, berdasarkan hasil pembahasan dan analisis internal Banggar, angka tersebut dinilai masih berada di bawah potensi riil yang dimiliki daerah.

 

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan bahwa proyeksi pendapatan masih memiliki ruang untuk ditingkatkan hingga sekitar Rp1,5 triliun.

 

Menurutnya, berbagai sumber penerimaan daerah, terutama dari sektor pajak dan retribusi, masih dapat dioptimalkan sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap kas daerah.

 

“Hasil analisis internal Banggar menunjukkan bahwa proyeksi pendapatan daerah dalam rancangan PPAS 2027 masih berpotensi untuk ditingkatkan dari usulan awal yang disampaikan pemerintah daerah,” ujar Rohim.

Baca Juga :  Komisi III Soroti Pentingnya Mobilitas Publik Modern dan Rendah Emisi

 

Ia menjelaskan, keyakinan tersebut tidak muncul tanpa dasar.

 

Salah satu indikator yang menjadi acuan adalah capaian PAD Kota Samarinda pada tahun 2025 yang berhasil melampaui target.

 

Dari target sebesar Rp973 miliar, realisasi pendapatan justru mencapai Rp1,138 triliun.

 

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kemampuan fiskal daerah terus mengalami pertumbuhan.

 

Oleh karena itu, Banggar memandang penetapan target yang lebih tinggi tetap realistis selama pemerintah mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan potensi pendapatan, termasuk melalui optimalisasi pemungutan pajak daerah dan retribusi.

 

Selain membahas target pendapatan, Banggar juga menyoroti pentingnya pengelolaan belanja daerah agar selaras dengan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan.

 

Rohim menegaskan, peningkatan pendapatan harus diiringi dengan kebijakan penganggaran yang mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Pasca Kebakaran SMPN 2 Samarinda, Disdikbud Siapkan Anggaran Rp2 Miliar untuk Pemulihan

 

Menurutnya, alokasi belanja pemerintah sebaiknya diprioritaskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan aktivitas ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

 

Dengan demikian, belanja daerah tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas pendapatan daerah.

 

Banggar juga menekankan bahwa seluruh kebijakan anggaran harus memiliki keterkaitan yang erat dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

 

Keselarasan antara target pendapatan, arah belanja, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dinilai menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

 

Dia menegaskan, setiap kebijakan fiskal harus disusun secara terintegrasi sehingga target pembangunan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui pengelolaan anggaran yang tepat sasaran.

 

“Jadi harus linear dengan apa yang ditargetkan dalam rencana pembangunan,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

Abdul Rohim Desak PLN Segera Akhiri Pemadaman, Minta Kompensasi bagi Warga Samarinda
Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Optimalkan BTT Rp13 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Raperda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Masuk Paripurna Desember 2026
DPRD Samarinda Desak Pengawasan Truk Angkutan Diperketat, Tumpahan Material Dinilai Ancam Keselamatan Pengendara
Abdul Rohim Desak APH Audit PLN, Warga Samarinda Layak Dapat Kompensasi Pemadaman
Anggaran Terbatas Hambat Pengembangan Pariwisata Samarinda, DPRD Dorong Strategi Berkelanjutan
Komisi IV Desak Pemerataan Pendidikan, Sekolah Pinggiran Diminta Jadi Prioritas Pembangunan
Jalan Rusak Berulang, DPRD Samarinda Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kendaraan Berat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:36 WIB

DPRD Samarinda Dorong Target PAD 2027 Harus Naik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Abdul Rohim Desak PLN Segera Akhiri Pemadaman, Minta Kompensasi bagi Warga Samarinda

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Optimalkan BTT Rp13 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Raperda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Masuk Paripurna Desember 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

DPRD Samarinda Desak Pengawasan Truk Angkutan Diperketat, Tumpahan Material Dinilai Ancam Keselamatan Pengendara

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB