Bupati Aulia Soroti Pemadaman Listrik dan Dorong PLTU Mulut Tambang di Kukar

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Kukar – Bupati Kukar Aulia Rahman Basri kembali mendorong pembangunan PLTU Mulut Tambang di Kutai Kartanegara untuk mendukung pemenuhan kebutuhan listrik daerah. Ia menyebut usulan tersebut sudah disampaikan kepada Kementerian ESDM.

 

Aulia menyampaikan hal itu saat menanggapi pemadaman listrik bergilir yang belakangan terjadi di Kukar.

“Kalau memang kita masih kekurangan daya untuk pembangunan dan kebutuhan listrik, kami mendorong pembangunan PLTU Mulut Tambang di Kukar,” ujarnya, Selasa, 27 Oktober 2026.

 

Menurut Aulia, Pemkab Kukar telah berkomunikasi dengan PLN untuk membahas kendala yang terjadi. Meski pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung terhadap operasional PLN, koordinasi tetap dilakukan untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Kenalkan Olahraga Tradisional di Sekolah untuk Regenerasi dan Pembangunan Minat Anak

 

“Kami tidak terlibat langsung dalam proses operasional PLN. Tetapi, sebagai pemerintah daerah, kami ingin memperjuangkan kesejahteraan dan kebahagiaan warga,” katanya.

 

Ia mengatakan, usulan PLTU Mulut Tambang telah disampaikan kepada Kementerian ESDM bidang kelistrikan. Aulia berharap persoalan pasokan listrik di Kukar mendapat perhatian dalam pembahasan kebutuhan energi daerah.

 

Aulia turut menyinggung kondisi Kecamatan Tabang yang menurutnya masih sering mengalami pemadaman listrik. Padahal, wilayah tersebut menjadi lokasi operasi PT Bayan yang disebutnya sebagai salah satu tambang batu bara besar pemasok PLN.

Baca Juga :  Muhammad Samsun Desak Pemerintah Naikkan Dana Jaminan Reklamasi Tambang

 

“Di Tabang itu byarpet hampir setiap hari. Padahal, di sana ada tambang batu bara besar yang memasok kebutuhan PLN,” ucapnya.

 

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena masyarakat yang tinggal di daerah penghasil sumber daya alam juga membutuhkan pasokan listrik yang stabil.

 

“Ponton batu bara lewat di depan mata masyarakat, tetapi listrik masih menjadi kendala. Ini yang terus kami suarakan,” kata Aulia.

 

Pemkab Kukar, lanjutnya, akan melanjutkan komunikasi dengan PLN dan Kementerian ESDM. Upaya itu dilakukan meski pemerintah daerah memiliki keterbatasan kewenangan dalam menangani operasional perusahaan listrik tersebut. (Adv/Hrd)

Berita Terkait

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU
Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan
Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar
Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 November 2026 - 20:29 WIB

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Berita Terbaru

Diskominfo

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:31 WIB

Diskominfo

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:29 WIB

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB