RadiusKaltim.co, Samarinda – Wakil Ketua III DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyatakan DPRD berencana memanggil PT PLN (Persero) dan Perumdam/PDAM untuk membahas persoalan pemadaman listrik berulang serta gangguan pasokan air bersih yang dikeluhkan masyarakat.
Celni mengungkapkan, dampak pemadaman listrik bukan hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga dirinya. Ia mengaku sejumlah peralatan elektronik di rumahnya mengalami kerusakan akibat pemadaman yang terus berulang.
“Rencananya kita juga akan melakukan hearing karena tidak cuma masyarakat yang terdampak, kita pun juga terdampak, bahkan rumah saya pribadi pun juga gensetnya akhirnya ikut rusak karena beberapa alat elektronik juga rusak karena pemadaman terus,” ujar Celni, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, DPRD akan berkoordinasi dengan komisi terkait sebelum menentukan jadwal pemanggilan kedua penyedia layanan tersebut. Hearing diharapkan menjadi ruang untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong solusi konkret atas gangguan layanan dasar di Samarinda.
“Lankah ini penting untuk mengetahui penyebab gangguan yang terjadi, mengevaluasi kualitas pelayanan, sekaligus mendorong adanya solusi konkret agar masyarakat tidak terus-menerus menanggung dampak dari persoalan listrik dan air bersih,”pungkas nya
Rencana pemanggilan PLN dan Perumdam/PDAM diharapkan tidak hanya menjadi forum untuk menyampaikan keluhan masyarakat. Hearing perlu diarahkan pada pembahasan yang menghasilkan langkah penyelesaian terukur, termasuk kejelasan mengenai penyebab gangguan, target perbaikan, serta mekanisme penyampaian informasi kepada masyarakat apabila terjadi pemadaman atau gangguan distribusi air.









