Dari Kecamatan hingga Asrama, Pembinaan Atlet Boccia Kukar Terus Diperluas

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Kukar – Pembinaan atlet boccia di Kutai Kartanegara (Kukar) perlahan bergerak semakin luas. Atlet disabilitas dari sejumlah kecamatan kini dikumpulkan dalam wadah National Paralympic Committee (NPC) untuk berlatih dan bertanding bersama.

 

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan atlet boccia tidak hanya berasal dari Tenggarong. Pembinaan juga telah menjangkau atlet dari Loa Janan dan Loa Kulu.

 

“Mereka sudah bergabung dalam kelompok NPC. Saat ini mereka latihan bersama, bertanding bersama,” kata Aji Ali saat diwawancarai 2 Oktober 2026.

 

Menurutnya, sebagian atlet yang berasal dari kecamatan kini telah masuk ke asrama. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses pembinaan yang lebih terarah menjelang berbagai kompetisi.

Baca Juga :  Dari Wisata Mandiri hingga Generasi Muda, Dispar Kukar Siapkan Dukungan

 

Masih terdapat sekitar dua hingga tiga atlet yang belum bergabung. Namun, Aji Ali memastikan proses pembinaan terus berjalan.

 

Boccia menjadi salah satu cabang olahraga yang mendapat perhatian karena atlet Kukar selama ini menjadi andalan Kaltim. Bahkan, beberapa atlet telah menorehkan prestasi pada tingkat nasional.

 

Persiapan kini diarahkan untuk menghadapi Porprov dan kejuaraan nasional. Dispora Kukar juga telah memiliki pelatih boccia sendiri untuk mendukung peningkatan kualitas atlet.

 

Aji Ali menilai keberadaan pelatih menjadi bagian penting karena boccia tidak mudah dikuasai dan belum semua daerah memiliki kemampuan pembinaan pada cabang olahraga tersebut.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Desak Penataan Kota Lebih Tegas: Ruang Publik Jangan Dijadikan “Garasi Umum”

 

Dukungan terhadap atlet NPC Kukar juga diperlihatkan jajaran Kejari Kukar. Pada 2 Oktober 2026, mereka datang untuk melihat langsung kondisi atlet sekaligus berdiskusi mengenai perkembangan pembinaan.

 

Kepala Kejari Kukar bahkan turut mencoba bermain boccia. Dari pengalaman itu, olahraga yang sekilas tampak sederhana justru memiliki tantangan tersendiri.

 

“Kelihatannya mudah sampai kelihatan susah,” ujar Aji Ali.

 

Bagi Dispora Kukar, dukungan terhadap atlet disabilitas akan terus diberikan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada kompetisi berikutnya. (Adv/Hrd)

Berita Terkait

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Kukar Kaya Festival
Aji Ali Husni Minta Atlet Kukar Jaga Mental dan Sportivitas
Ikuti Lima Kejuaraan Olahraga di Kaltim, Kukar Kirim 2500 Atlet
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 November 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:57 WIB

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB