Ukuran dan Zonasi Lapak Dipersoalkan Pedagang, Komisi II DPRD Samarinda Turun Mengawal

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda – Penataan lapak pedagang di Pasar Pagi Samarinda masih menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Komisi II DPRD mengawal proses evaluasi menyusul adanya masukan dari pedagang yang menginginkan penyesuaian tata letak dan ukuran lapak agar aktivitas perdagangan berjalan lebih optimal. Jumat 16/10/2026

 

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal, menyampaikan bahwa proses penataan dan persiapan Pasar Pagi tetap berjalan. Namun, aspirasi para pedagang terkait zonasi dan ukuran lapak perlu dicermati bersama dinas terkait.

Baca Juga :  Samri Shaputra Minta Penataan Islamic Center Prioritaskan Akses Publik dan Keselamatan Pengunjung

 

“Evaluasi tersebut menjadi penting karena pasar bukan hanya fasilitas perdagangan, tetapi juga sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Penataan yang kurang tepat berpotensi memengaruhi kenyamanan berjualan, akses pembeli, dan kelangsungan usaha pedagang kecil,”pungkasnya

 

Pemerintah kota juga perlu memberikan penjelasan mengenai mekanisme penempatan lapak, ukuran yang ditetapkan, serta prosedur penyelesaian apabila terdapat keberatan dari pedagang.

 

“Transparansi diperlukan agar tidak muncul ketidakpastian maupun persepsi perlakuan berbeda dalam proses penataan pasar.

Baca Juga :  Helmi Abdullah turut Berpartisipasi dalam Peringatan Harlah ke 102 Penguris Cabang NU

Di sisi lain, pedagang juga membutuhkan kepastian agar dapat mempersiapkan usaha, mengatur barang dagangan, dan melayani pembeli dengan baik,”tuturnya

 

DPRD diharapkan tidak hanya mengawal proses administrasi, tetapi juga memastikan kebijakan penataan benar-benar mempertimbangkan kondisi pedagang di lapangan.

 

Keberhasilan revitalisasi Pasar Pagi semestinya diukur dari tertibnya pengelolaan pasar sekaligus meningkatnya kenyamanan dan kesejahteraan pedagang.

Berita Terkait

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Kukar Kaya Festival
Aji Ali Husni Minta Atlet Kukar Jaga Mental dan Sportivitas
Ikuti Lima Kejuaraan Olahraga di Kaltim, Kukar Kirim 2500 Atlet
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 November 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:57 WIB

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB