Shemmy Soroti Meningkatnya Kekerasan di Kalangan Pelajar, Dorong Penanganan Terpadu

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co Samarinda – Kalimantan Timur kini tengah menghadapi keprihatinan serius terkait meningkatnya kasus kekerasan di kalangan anak muda usia sekolah. Kondisi ini mendorong Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari, untuk menyerukan langkah terpadu yang melibatkan berbagai pihak, seperti keluarga, sekolah, pemerintah, dan kepolisian.

“Kekerasan ini bukan sekadar pelanggaran hukum. Ini adalah tanda bahwa ada hal mendasar yang perlu diperbaiki dalam pendidikan moral, baik di rumah maupun di sekolah,” ujar Shemmy, Kamis (21/11/2024).

Menurut Shemmy, keluarga memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada anak sejak dini. Ia menekankan pentingnya orang tua sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. “Orang tua adalah fondasi pertama. Di rumah, anak belajar tentang norma dan nilai-nilai kebaikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Tak hanya keluarga, Shemmy juga menyoroti peran sekolah dalam pembentukan karakter siswa. Ia berharap para guru dapat menjadi teladan yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan sopan santun serta memberikan edukasi mengenai dampak sosial dan hukum dari kekerasan. “Guru harus menjadi panutan. Mereka harus mengajarkan pentingnya menghormati orang lain dan memahami konsekuensi dari tindakan kekerasan,” tuturnya.

Shemmy menambahkan bahwa pemahaman siswa tentang konsekuensi hukum dari kekerasan masih sangat minim. Ia mendesak sekolah-sekolah untuk lebih aktif memberikan sosialisasi terkait dampak hukum bagi pelaku kekerasan. “Banyak pelajar tidak menyadari bahwa tindakan kekerasan dapat membawa mereka pada masalah hukum yang serius. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Hasanuddin Mas'ud Soroti Tingginya Angka Stunting di Kaltim

Lebih lanjut, ia mengajak pemerintah daerah dan kepolisian untuk turun langsung ke sekolah-sekolah guna memberikan pemahaman kepada siswa. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran akan bahaya kekerasan sejak dini. “Pemerintah dan polisi harus lebih sering memberikan edukasi di sekolah-sekolah tentang risiko dan konsekuensi kekerasan,” kata Shemmy.

Dengan melibatkan semua elemen masyarakat, Shemmy optimistis bahwa angka kekerasan di kalangan pelajar dapat ditekan. Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset berharga bagi masa depan bangsa yang perlu dilindungi dan dibimbing.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Tugas kita bersama adalah melindungi dan membimbing mereka agar tumbuh menjadi individu yang bermoral dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (adv).

Penulis : Herdi

Editor : Bustami

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB