Radiuskaltim.co, Kukar – Komunitas seni di Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat ruang untuk mengembangkan kegiatan melalui program Ekspresi Budaya yang digelar di ruang publik.
Program ini berjalan melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar dengan komunitas lokal, termasuk di Tenggarong dan Loa Kulu.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Mohammad Saidar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap aktivitas seni dan budaya yang tumbuh di masyarakat.
“Program ini kami jalankan bersama komunitas. Mereka yang menggerakkan kegiatannya, sedangkan pemerintah membantu sesuai dukungan yang tersedia,” kata Saidar saat diwawancarai di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jumat (23/10/2026).
Di Tenggarong, komunitas Talen Kesah Rupa atau Takeru rutin mengadakan pertunjukan setiap malam Minggu di Taman Musik. Berbagai kegiatan seni dan budaya ditampilkan dalam agenda tersebut.
Kegiatan serupa juga berlangsung di Loa Kulu. Komunitas setempat melibatkan para pegiat seni di wilayahnya untuk menggelar pertunjukan secara rutin.
Dari sisi pembiayaan, kegiatan di Taman Musik Tenggarong memperoleh dukungan dari anggaran Bidang Kebudayaan. Adapun kegiatan di Loa Kulu didukung oleh pemerintah desa.
Saidar menjelaskan, Ekspresi Budaya merupakan bagian dari program Bidang Kebudayaan yang mencakup pengelolaan kebudayaan, kesenian tradisional, pelestarian cagar budaya, serta permuseuman.
Ia menilai keterlibatan komunitas menjadi unsur penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan seni di ruang publik.
“Kalau ada komunitas yang aktif, kegiatan bisa terus berjalan. Kami ingin kerja sama seperti ini tetap terjaga,” ujarnya. (Adv/Hrd)









