Radiuskaltim.co, Kukar – Penerapan manajemen talenta akan menjadi bagian dari proses pengisian 10 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang masih kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Proses tersebut masuk dalam agenda penataan jabatan yang ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Kepala BKPSDM Kukar, Rendra Abadi, mengatakan pemerintah daerah akan kembali membuka pengisian jabatan pada November mendatang. Agenda itu juga mempertimbangkan adanya pejabat yang memasuki masa pensiun.
“Masih ada jabatan yang belum terisi. November nanti kita buka lagi, apalagi ada pejabat yang pensiun,” ungkap Rendra di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, pengisian jabatan tidak hanya berkaitan dengan pergantian pejabat yang pensiun, tetapi juga pemenuhan kebutuhan organisasi pada posisi yang belum terisi. Karena itu, penerapan manajemen talenta akan menjadi salah satu bagian dalam proses pengisian JPT.
Rencana tersebut disampaikan setelah Pemkab Kukar melantik 11 pejabat yang terdiri dari sembilan pejabat administrator dan dua pejabat pengawas yang ditempatkan di sejumlah perangkat daerah.
Posisi yang diisi antara lain sekretaris dinas, wakil direktur RSUD Aji Muhammad Parikesit, serta jabatan di Inspektorat Daerah, Sekretariat DPRD, dan BKPSDM.
Dengan jumlah ASN dan PPPK mencapai 18.553 orang, pengelolaan sumber daya manusia menjadi bagian dari upaya menjaga pelaksanaan pemerintahan tetap berjalan sesuai kebutuhan.
Rendra juga meminta pejabat yang baru dilantik mampu membawa perubahan dalam lingkungan kerja masing-masing. Ia menginginkan mereka tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi juga mencari cara baru untuk menyelesaikan pekerjaan.
“Kita ingin orang yang mengisi jabatan itu bisa bekerja sesuai kebutuhan. Kalau ada persoalan, mereka harus punya cara untuk menyelesaikannya,” katanya. (Adv/Hrd)









