Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Analisis Media

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda  – Arus tren digital yang muncul silih berganti di media sosial kini dinilai memiliki dampak besar terhadap perilaku publik di kota-kota besar, termasuk Samarinda. DPRD Kota Samarinda menyoroti perlunya pemerintah memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus membangun kemampuan membaca pola komunikasi warga di ruang daring.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan dinamika internet yang begitu cepat membuat opini dan sentimen publik bisa berubah hanya dalam hitungan jam. Jika pemerintah tidak responsif, potensi kesalahpahaman hingga kegaduhan sosial dapat meningkat.

“Setiap tren digital, mau itu berupa meme, filter, kampanye visual, atau narasi tertentu, bisa memengaruhi cara masyarakat bersikap. Pemerintah tidak boleh menganggapnya sekadar hiburan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Dorong Peran Aktif Sekolah dan Orang Tua untuk Cegah Perundungan di Lingkungan Pendidikan

Menurut Novan, banyak fenomena di media sosial sebenarnya mencerminkan keresahan publik, hanya saja disampaikan dalam bentuk kreatif yang sulit dibaca tanpa kemampuan analisis media.

“Kita harus memahami bahwa warga sekarang menyampaikan pendapatnya tidak selalu lewat forum formal. Ekspresi digital mereka adalah indikator penting suasana sosial,” jelasnya.

Ia menilai, literasi digital di tingkat sekolah, kelurahan, bahkan komunitas harus diperkuat agar masyarakat tidak mudah terseret arus informasi yang menyesatkan ataupun tren yang berdampak negatif. Pemerintah juga diimbau menyediakan kanal dialog yang bisa menampung respons warga secara lebih terbuka.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Soroti Longsor di Inlet Terowongan Samarinda

“Kalau literasi kuat, masyarakat tidak hanya ikut-ikutan, tapi bisa menilai mana informasi yang perlu ditindaklanjuti, mana yang sekadar tren viral,” tambahnya.

Novan menegaskan, DPRD siap mendorong kebijakan yang memungkinkan pemantauan isu sosial secara real-time sehingga pemerintah daerah dapat merespon lebih cepat terhadap aspirasi maupun kekhawatiran warga.

“Ini era ketika komunikasi publik harus gesit. Pemerintah harus membaca tanda-tanda di media sosial, bukan hanya laporan formal,” tegasnya.

Dengan penguatan literasi digital dan analisis media, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat lebih adaptif serta selaras dengan dinamika zaman yang bergerak cepat.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB