Kualitas Regulasi Dianggap Belum Menjawab Masalah Kota, DPRD Samarinda Dorong Reformasi Tata Kelola Legislasi

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda  – DPRD Kota Samarinda menilai banyak persoalan kota yang tidak kunjung teratasi bukan karena minimnya aturan, tetapi karena regulasi yang ada belum cukup relevan dan tidak dirancang dengan pendekatan tata kelola yang kuat. Isu ini menjadi dasar bagi DPRD untuk mendorong perombakan penuh dalam proses legislasi tahun 2025.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mengatakan struktur legislasi selama ini masih terjebak pada orientasi jumlah, sehingga banyak raperda lahir tanpa kesiapan implementasi maupun dampak nyata bagi publik.

“Masalah kita bukan kekurangan perda, tapi terlalu banyak aturan yang tidak menyentuh inti persoalan. Inilah isu besar yang harus dibenahi,” ujarnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Dispora dan Dinas Pariwisata Diharapkan Perkuat Sektor Pariwisata Kaltim

Samri menegaskan, praktik penyusunan perda yang hanya mengejar target kuantitas berpotensi menghasilkan regulasi yang tumpang tindih, sulit diterapkan, atau bahkan bertentangan dengan kebijakan yang lebih tinggi. Hal ini, menurutnya, menyebabkan pelayanan publik berjalan tidak efisien dan pembangunan menjadi tidak sinkron.

“Regulasi yang buruk justru menciptakan masalah baru. Karena itu kita geser orientasi: dari mengejar banyaknya raperda menjadi mengejar kualitas substansinya,” tegasnya.

Ia menyoroti bahwa kajian akademik yang kuat, konsultasi publik yang inklusif, dan sinkronisasi lintas kebijakan harus menjadi fondasi semua regulasi. Tanpa tiga unsur ini, raperda hanya menjadi dokumen administratif yang tidak mampu menyelesaikan persoalan warga.

“Regulasi harus bisa dieksekusi, bukan sekadar disahkan di rapat paripurna,” lanjutnya.

Baca Juga :  Adnan Faridhan Soroti Maraknya Kasus Perundungan Pelajar di Samarinda

DPRD juga memperkuat mekanisme penyaringan usulan melalui Prokom Perda agar setiap raperda benar-benar sejalan dengan prioritas pembangunan kota dan kemampuan fiskal daerah. Samri menyebut langkah ini penting untuk memastikan setiap aturan memiliki arah implementasi yang jelas.

“Tidak ada gunanya membuat aturan jika tidak bisa dijalankan. Legislasi harus realistis, terukur, dan punya nilai manfaat langsung,” katanya.

Ia menegaskan, reformasi tata kelola legislasi ini menjadi kunci memperbaiki kinerja pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

“Kualitas regulasi adalah cermin kualitas pemerintahan. Itu sebabnya kita perbaiki prosesnya dari hulu,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB