Kesenjangan Pendidikan di Berau, DPRD Kaltim Soroti Tantangan di Daerah Terpencil

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co Samarinda – Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan akses pendidikan, terutama di wilayah pesisir dan pedalaman. Syarifatul Sya’diah, anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), menyampaikan keprihatinannya terhadap kesenjangan pendidikan yang terjadi. Meski ada kemajuan, ia mengakui pendidikan di Berau masih jauh tertinggal dibandingkan dengan wilayah-wilayah maju seperti Pulau Jawa.

“Pendidikan di Berau memang sudah lumayan baik, tapi kalau dibandingkan dengan Jawa, tentu jauh tertinggal,” ujar Syarifatul, Jumat (22/11/2024).

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah terpencil harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Menurutnya, perhatian yang hanya terfokus pada kawasan perkotaan dapat meninggalkan banyak daerah tertinggal. “Pendidikan di pedalaman harus menjadi perhatian khusus,” tambahnya.

Baca Juga :  Salehuddin Dukung Pengembangan Sektor Pendidikan, Pariwisata Hingga Kebudayaan di Kaltim

Syarifatul menyatakan harapan besar terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilainya dapat membawa perubahan signifikan, termasuk dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur. Dengan adanya investasi dan perhatian pemerintah pusat, ia optimistis Kaltim mampu mengejar ketertinggalannya.

Pemkab Berau bersama DPRD telah mengambil beberapa langkah konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Salah satunya adalah program pemberian 1.000 laptop gratis untuk guru serta pembangunan 1.000 titik wifi gratis. “Ini untuk mendukung digitalisasi pendidikan, terutama agar anak-anak di daerah terpencil tidak ketinggalan,” jelas Syarifatul.

Namun, ia juga menyoroti tantangan yang masih menghadang, seperti masalah akses telekomunikasi di wilayah blank spot. “Sekarang ujian berbasis komputer, jadi kalau di daerah yang masih banyak blank spot, tentu jadi masalah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Muhammad Samsun Desak Pemerintah Kaltim Pastikan Ketersediaan Beras dan Perkuat Produksi Lokal

Syarifatul menegaskan bahwa pemerataan pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus dilakukan dengan serius. Ia berjanji akan terus mendorong masuknya jaringan telekomunikasi ke daerah-daerah terpencil di Berau.

“Komitmen kami tidak boleh surut. Pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan, diharapkan kesenjangan pendidikan di Berau dapat segera teratasi, membawa perubahan nyata bagi generasi muda di daerah tersebut. (adv).

Penulis : Herdi

Editor : Bustami

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB