Kecelakaan Truk Batu Bara di Kaltim-Kalsel, DPRD Kaltim Desak Pemerintah Bertindak

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co Samarinda – Kecelakaan tragis yang melibatkan truk bermuatan batu bara di jalan penghubung Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) telah merenggut korban jiwa, menarik perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Yenni Eviliana.

Yenni mengungkapkan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas insiden yang tidak seharusnya terjadi. “Kejadian ini sangat menyedihkan dan tidak seharusnya terjadi, terutama sampai merenggut nyawa seseorang,” ujarnya, Selasa (29/10/2024).

Baca Juga :  Sayid Muziburrachman Hadiri Launching Gugus Tugas Polri di Batalyon C Satbrimob Balikpapan

Sebagai anggota DPRD dari Paser-PPU, Yenni berjanji akan membawa permasalahan ini ke dalam agenda pembahasan DPRD Provinsi Kaltim.

Ia bertekad untuk mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) agar mengomunikasikan masalah ini ke Kementerian terkait secara tegas.

“Pihak kami akan memastikan masalah ini menjadi agenda pembahasan di parlemen,” tegas Yenni.

Lebih lanjut, Yenni menyebutkan bahwa pemerintah pusat perlu lebih memahami kondisi khusus di berbagai daerah. Menurutnya, kebijakan di tingkat pusat sering kali kurang mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan daerah yang berbeda-beda, yang membuat regulasi menjadi tidak efektif dalam penerapannya di lapangan.

Baca Juga :  Agus Aras Desak Disdikbud Kaltim Segera Bangun SMA/SMK di Kutai Timur

“Dengan adanya pemerintah baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih, saya yakin apa yang kami sampaikan ke pusat akan segera mendapatkan respons,” lanjut Yenni.

“Aktivitas hauling di jalan umum sudah sangat mengganggu dan harus segera diatasi,” tambahnya. (Adv).

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB