Kasus Dugaan Perundungan di Samarinda, DPRD Kaltim Ingatkan Guru Wajib Awasi Karakter Siswa

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kalimantan Timur menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga wajib mengawasi perilaku dan karakter siswa selama berada di lingkungan sekolah. Pernyataan ini disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, menanggapi kasus murid SD di Samarinda yang mengalami patah kaki dan diduga menjadi korban perundungan.

Syahariah menyebut fungsi guru jauh lebih luas dari kegiatan mengajar semata. Menurutnya, pengawasan terhadap karakter peserta didik merupakan tanggung jawab penting yang tidak boleh diabaikan.

“Jadi bukan hanya mengajar, tetapi juga mengawasi dan memperhatikan karakter anak-anak muridnya,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Ingatkan Perusahaan Tambang: Hentikan Operasi di Lahan Warga Sebelum Ganti Rugi Tuntas

Namun, Syahariah menilai pelaksanaan peran tersebut di lapangan belum berjalan optimal. Ia mengungkapkan masih menemukan guru yang kurang memberi perhatian penuh saat proses belajar mengajar berlangsung.

“Terkadang, zaman sekarang jujur saja ya, guru-guru saya lihat hanya hadir. Memberi pelajaran di papan tulis, lalu sibuk mengobrol, mengurus urusan pribadi, atau kegiatan sampingan sehingga tidak fokus pada kelas. Ini yang perlu kita perhatikan,” tegasnya.

Untuk mencegah insiden serupa terulang, Syahariah mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim memberikan perhatian lebih serius terhadap peningkatan kualitas pengawasan guru. Ia meminta Disdikbud menyusun pelatihan dan bimbingan teknis guna memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi guru.

Baca Juga :  "Subandi Angkat Bicara Terkait Pemilu pada Kegiatan Rembug Pengawasan dan Penguatan Kelembagaan"

“Saya berharap kepala dinas, terutama Dinas Pendidikan, bisa membuat bimtek untuk guru-guru. Ini penting agar pemahaman mengenai tugas dan fungsi guru semakin kuat, sehingga insiden yang sampai membuat siswa patah tulang tidak terulang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengawasan internal di lingkungan sekolah juga harus diperkuat. Syahariah berharap setiap instansi terkait menjadikan keselamatan dan kenyamanan siswa sebagai prioritas agar sekolah benar-benar menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan mendidik bagi seluruh peserta didik. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB