RadiusKaltim.co, Samarinda- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Anhar menilai Indonesia akan menghadapi banyak tantangan di tengah era globalisasi, modernisasi dan perkembangan zaman yang begitu pesat. Kamis (27/3/2025)
Anhar beranggapan, bahwa negara Indonesia masih belum mencapai usia 100 tahun, namun tantangan terbesar nanti akan muncul menjelang Negara berusia satu abad.
“Salah satu faktor utama yang menentukan ketahanan negara adalah keadilan, kesejahteraan dan kedamaian, jika negara tidak mampu hadir ditengah masyarakat, lalu apakah bisa diharapkan?,” tanya Anhar
Tak hanya itu, Anhar menambahkan, bahwa saat ini Indonesia tengah dihadapkan dengan banyaknya problematika, mulai dari liga korupsi, pelanggaran HAM, praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang akan membawa Indonesia ke era Orde Baru, ditambah dengan ramainya perbincangan tentang RUU TNI.
Ia beranggapan, jika saat ini telah terjadi banyak peringatan serius, pasalnya, di era Orba, banyak orang yang hidup dalam kesulitan hingga harus tidur di jalanan. Apabila situasi ini terulang kembali, bukan tidak mungkin akan muncul gelombang penolakan dari masyarakat.
Lebih lanjut lagi, Anhar menuturkan, bahwa kekuasaan yang sewenang-wenang itu adalah tirani yang bisa berkembang menjadi kediktatoran dan akan membawa rakyat kepada kesengsaraan.
“Ini akan memunculkan Orba jilid 2, karena sejarah sudah membuktikan bahwa kediktatoran hanya bisa dikalahkan oleh rakyat,”tutupNya









