DPRD Samarinda Soroti Lonjakan Kendaraan dan Minimnya Ruang Jalan sebagai Akar Masalah, Bukan Sekadar SSA

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai persoalan kemacetan yang belakangan kembali mencuat bukan hanya soal sistem satu arah (SSA), melainkan akibat meningkatnya jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas ruang jalan. Dewan menegaskan, tanpa pengendalian pertumbuhan kendaraan dan penataan ruang kota yang lebih tegas, kebijakan lalu lintas apa pun hanya akan bersifat sementara.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyebut SSA kerap menjadi sorotan publik, padahal akar persoalan terletak pada lemahnya pengelolaan mobilitas jangka panjang. Ia menilai, pertumbuhan kendaraan pribadi terus naik, sementara pembukaan ruang jalan dan jalur alternatif tidak berjalan seimbang.

“Setiap kali macet, kita menyalahkan SSA atau rekayasa lalu lintas. Padahal masalah utamanya adalah volume kendaraan yang melonjak jauh lebih cepat daripada kapasitas jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Soroti Pembebasan Lahan Di Folder Air Hitam

Deni menegaskan, DPRD mendorong pemerintah menyusun kebijakan berbasis isu utama: lonjakan kendaraan, pertumbuhan kawasan permukiman, dan penyempitan ruang jalan akibat aktivitas komersial yang tidak tertata. Menurutnya, tanpa penertiban dan pengendalian, SSA hanya menjadi solusi darurat yang tidak menyentuh kebutuhan kota secara menyeluruh.

“Kita perlu keberanian untuk mengatur ulang ruang kota, termasuk parkir liar, badan jalan yang menyempit, hingga bangunan yang tidak sesuai zonasi. Kalau ruangnya tidak dibereskan, sistem apa pun akan kewalahan,” jelasnya.

Dewan juga menyoroti minimnya sistem transportasi massal yang terintegrasi. Ketergantungan warga pada kendaraan pribadi menjadi salah satu pemicu kemacetan akut di jam sibuk. Deni menilai, kota ini membutuhkan percepatan layanan angkutan umum yang layak, terjadwal, dan terjangkau.

Baca Juga :  Jalan Santai Bersama DPRD Kaltim untuk Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024

“Selama warga tidak punya pilihan selain membawa kendaraan pribadi, perbaikan lalu lintas kita akan stagnan. Transportasi massal harus jadi prioritas, bukan pelengkap,” tegas Deni.

Ia menambahkan, penataan transportasi harus dilihat sebagai kebijakan tata ruang, bukan sekadar teknis pengaturan arus. Integrasi dengan pusat ekonomi, permukiman baru, hingga sekolah dan perkantoran harus dirancang sejak awal agar tidak menambah titik kemacetan baru.

“SSA itu hanya alat. Isu utamanya adalah apakah kota siap mengelola pertumbuhan kendaraan dan pola pergerakan masyarakat. Itu yang harus kita jawab bersama,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB