DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur menilai kebijakan Pemkab Kutai Timur yang mengalokasikan dana Rp250 juta per RT harus dibarengi sistem kontrol yang lebih kokoh. Menurut DPRD, besarnya anggaran tidak otomatis menjamin perbaikan layanan di tingkat warga jika mekanisme pelaporan dan batasan penggunaannya belum jelas.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syarifatul Sya’diah menyebut bahwa fokus utama seharusnya bukan pada nominal bantuan, melainkan pada model pengawasan dan standar operasional yang diterapkan di lapangan. Ia menegaskan bahwa dana sebesar itu dapat memberikan dampak signifikan jika diarahkan pada fasilitas dasar dan operasional kegiatan kemasyarakatan yang benar-benar dibutuhkan warga.

“RT paling tahu kondisi warganya, tapi tetap harus ada batas, pedoman, dan pengawasan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sapto Setyo Pramono Hadiri Penetapan Komponen Cadangan Matra Darat Gelombang II Tahun 2024

Syarifatul menyoroti bahwa beberapa penyimpangan yang ditemukan di lapangan umumnya terjadi karena tidak adanya kejelasan batas penggunaan dana. Ia menjelaskan, tanpa SOP terukur, program sebesar apa pun rentan diselewengkan atau dipakai untuk kegiatan di luar mandat pembangunan tingkat RT. Karena itu, DPRD meminta Pemkab Kutim menegaskan kembali ruang lingkup penggunaan anggaran.

Dibanding daerah lain, Kutai Timur dinilai sudah cukup progresif dalam memberikan dukungan fiskal kepada RT. Namun tanpa sistem monitoring yang kuat, keunggulan tersebut justru bisa berubah menjadi masalah baru. Syarifatul menegaskan pentingnya evaluasi rutin agar pemerintah daerah mengetahui apakah intervensi di tingkat bawah benar-benar menyelesaikan persoalan warga.

Baca Juga :  Progres Pembangunan RS Mulya Medika di Samarinda Seberang Mencapai 70 Persen

Ia juga menekankan bahwa laporan pertanggungjawaban harus menjadi instrumen utama, bukan formalitas administratif. Evaluasi berkala disebut penting untuk menilai apakah pembangunan di tingkat RT sesuai target dan apakah kebijakan dana besar ini benar-benar berdampak.

“Jangan sampai ada celah penyalahgunaan. Ketika keluar dari koridor, program ini kehilangan tujuan awalnya,” tegasnya.

DPRD berharap Pemkab Kutim segera memperkuat mekanisme pembinaan, pendampingan, dan audit berkala supaya dana RT tidak hanya habis terserap, tetapi benar-benar menjadi pendorong perbaikan layanan publik di wilayah paling dekat dengan masyarakat.

Teks foto : Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syarifatul Sya’diah (istimewa).

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
DPRD Kaltim Dorong Daerah Tertinggal Perkuat Kapasitas Administrasi agar Tak Kehilangan Bantuan Provinsi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB