“DPRD Kaltim Tekankan Mitigasi Serius terkait Banjir Sebagai langkah serius pemerintah”

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.id, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah Ridwan menekankan pentingnya mitigasi banjir sebagai langkah serius pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak cuaca ekstrem.

Menurut Agusriansyah, berbagai upaya penanganan dan bantuan terhadap masyarakat terdampak banjir sejauh ini sudah berjalan baik.Rabu (03/12/2025)

“Alhamdulillah, kami sudah memantau dan terlihat bahwa pemerintah maupun organisasi-organisasi komunitas sudah melakukan proses pemberian bantuan, termasuk distribusi kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, cuaca ekstrem yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) beberapa waktu ke depan harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Baca Juga :  Sapto Setyo Terima Keluhan Warga terkait Perbaikan Infrastruktur

“Kami harapkan masyarakat lebih berhati-hati menghadapi situasi ini,” kata dia.

Selain itu, peristiwa banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kaltim, termasuk Kutai Timur, Berau, Kutai Kartanegara, dan Samarinda, seharusnya dijadikan bahan analisis untuk perumusan kebijakan publik terkait mitigasi bencana.

Menurutnya, masalah banjir bukan lagi persoalan lokal semata, melainkan isu nasional yang memerlukan koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat.

“Ini bukan persoalan Kutim saja. Beberapa daerah lain, termasuk Berau, ada yang terdampak hingga beberapa rumah hanyut. Kutai Kartanegara, dan Samarinda sendiri juga mengalami banjir. Jadi ini persoalan bangsa dan negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Ingatkan Pentingnya Pemahaman Hukum bagi Masyarakat

Agus menekankan perlunya analisis mendalam mengenai potensi cuaca ekstrem di masa depan, sehingga langkah mitigasi yang tepat bisa diterapkan.

Beberapa strategi yang disarankan antara lain pengerukan sungai, pelebaran dan sterilisasi sungai dari bangunan-bangunan, pembangunan drainase yang memadai, kanal-kanal penyalur air, hingga waduk-waduk yang mampu menampung luapan air.

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB