DPRD Kaltim Kembali Soroti Kehamilan Usia Muda, Sebut Ganggu Kesehatan pada Anak

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, menyoroti dampak serius kehamilan di usia muda terhadap kesehatan anak. Dirinya menyebut kehamilan dini berisiko tinggi memicu stunting akibat kurangnya perhatian pada gizi dan kesehatan ibu hamil.

“Pasangan muda sering belum siap secara mental, sosial, dan ekonomi untuk membesarkan anak. Hal ini berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan nutrisi selama kehamilan,” ucapnya, Senin (18/11/2024).

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa anak dari ibu muda memiliki risiko stunting lebih tinggi dibandingkan anak dari ibu dengan kesiapan ekonomi dan sosial yang baik. Kondisi ini diperburuk oleh kurangnya akses layanan kesehatan dan rendahnya kesadaran akan pentingnya gizi.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Targetkan Penyelesaian Struktur AKD untuk Optimalkan Kinerja Legislatif

Menurutnya perencanaan keluarga harus melibatkan pertimbangan matang, termasuk kesiapan finansial dan edukasi tentang kesehatan reproduksi. “Kehamilan bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga membutuhkan dukungan suami dan keluarga,” tegasnya.

Dirinya juga mendorong pemerintah memperkuat program kesehatan ibu dan anak, termasuk pemeriksaan kehamilan rutin, pemberian makanan tambahan dan layanan kesehatan yang merata, terutama di daerah terpencil.

Baca Juga :  Rancangan APBD 2026 Diperketat, PKS Minta Pemerintah Fokus pada Program yang Paling Menyentuh Publik

Pentingnya edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja juga menjadi sorotan. Andi menekankan bahwa penyuluhan di sekolah harus digencarkan untuk mengurangi angka kehamilan dini dan dampaknya terhadap anak.

“Dengan edukasi yang baik dan akses layanan kesehatan yang memadai, kita bisa membangun generasi yang lebih sehat dan cerdas,” pungkasnya. (adv).

Penulis : Herdi

Editor : Bustami

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB