“DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal. Begini Penjelasan Agusrianyah”

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 01:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.id, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Kalimantan Timur (Kaltim) menilai penguatan pendidikan berbasis lokal merupakan langkah strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya daerah, tetapi juga dinilai mampu meningkatkan efektivitas pembangunan manusia di Kaltim.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan bahwa pendidikan yang disusun berdasarkan karakteristik dan potensi lokal akan menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penerima kebijakan. Rabu (03/12/2025)

Baca Juga :  Ananda Moeis Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat usai Gelar Reses

“Jadi upaya memperkuat pendidikan berbasis lokal sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan,”Jelasnya

Menurut Agusriansyah, sistem pendidikan di Kalimantan Timur perlu lebih peka terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di masing-masing wilayah.

“Penyesuaian materi pembelajaran dengan kebutuhan daerah diyakini mampu menciptakan lulusan yang lebih siap terjun ke dunia kerja serta berkontribusi langsung bagi lingkungannya,” Papar Agusrianyah.

Dari sudut pandang DPRD Kaltim, pendekatan ini menjadi penting mengingat karakter Kalimantan Timur yang memiliki wilayah luas dengan keragaman sosial dan potensi ekonomi yang berbeda-beda.

Baca Juga :  "Subandi Angkat Bicara Terkait Pemilu pada Kegiatan Rembug Pengawasan dan Penguatan Kelembagaan"

“Pendidikan yang seragam tanpa mempertimbangkan konteks lokal dinilai berpotensi menciptakan ketimpangan kualitas sumber daya manusia antarwilayah,” Pungkasnya

Oleh karena itu, DPRD Kaltim mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan pendidikan berbasis lokal sebagai bagian dari kebijakan strategis jangka panjang, guna memastikan pembangunan manusia berjalan seiring dengan kebutuhan nyata daerah.

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB