DPRD Kaltim Desak Evaluasi Pemilihan Duta Budaya Usai Kasus Dugaan Penyimpangan Seksual di Berau

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses asesmen serta kriteria pemilihan Duta Budaya. Seruan ini mencuat setelah adanya kasus dugaan penyimpangan seksual yang melibatkan mantan Duta Budaya Berau.

“Ke depan, setiap perangkat daerah yang menggelar kegiatan seperti ini harus lebih selektif, baik dari sisi kriteria, asesmen, maupun aspek pendukung lainnya,” tegas Agusriansyah.

Ia menekankan bahwa persoalan utama dalam kasus tersebut bukan pada gelar yang disandang pelaku, melainkan tindakan pelecehan seksual itu sendiri. Menurutnya, perbuatan tersebut tidak dapat diterima dalam pandangan agama maupun norma sosial.

Baca Juga :  Firnadi Ikhsan Nilai Aksi Penolakan Pemangkasan TKD sebagai Aspirasi Sah Masyarakat

“Kita tidak fokus pada gelarnya. Yang pasti, pelecehan seksual adalah perbuatan yang sama sekali tidak bisa ditolerir, baik menurut agama maupun nilai-nilai positif di masyarakat,” ujarnya.

Selain evaluasi mekanisme seleksi, Agusriansyah juga menyoroti pentingnya mitigasi sejak dini melalui penguatan peran keluarga dalam pendidikan moral. Ia menilai pola pengasuhan yang baik, kedekatan emosional, serta lingkungan pergaulan yang positif dapat membentuk karakter anak sejak kecil.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Soroti Peluang Besar Hortikultura, Semangka dan Nanas Jadi Penopang Baru Ketahanan Pangan

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan tegas untuk memberikan efek jera. Agusriansyah berharap evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pemilihan Duta Budaya serta penguatan pendidikan moral dapat mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB