Disdikbud: Penetapan Cagar Budaya di Kukar Belum Menjangkau Seluruh Peninggalan Sejarah

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Kukar – Pendataan peninggalan bersejarah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menyisakan pekerjaan besar. Sebanyak 86 objek telah tercatat sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), sedangkan ratusan objek lainnya diperkirakan masih berpotensi masuk kategori tersebut.

 

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Mohammad Saidar, menyampaikan bahwa jumlah yang telah tercatat belum menggambarkan seluruh peninggalan sejarah di daerah itu.

 

“Angka 86 itu baru yang sudah masuk registrasi. Masih ada banyak objek lain yang perlu kita data,” ujar Saidar saat diwawancarai di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga :  Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman Hadiri Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II

 

Pada tahun sebelumnya, sebanyak 15 objek telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Satu di antaranya ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional oleh Kementerian Kebudayaan.

 

Meski belum memiliki kegiatan khusus untuk penetapan dan pengembangan cagar budaya pada tahun ini, Bidang Kebudayaan tetap melakukan pendataan terhadap objek-objek bersejarah.

 

Pendataan tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui keberadaan peninggalan yang belum masuk registrasi serta menelusuri potensi penetapan cagar budaya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Soroti Kinerja BUMD terkait Kontribusi Ekonomi Lokal

 

Di sisi lain, pelestarian tidak berhenti pada pendataan. Objek yang telah ditetapkan juga memerlukan perawatan dan pemantauan kondisi agar kerusakan dapat diketahui dan dilaporkan.

 

“Yang belum tercatat masih banyak. Jadi, kita perlu terus mendata supaya peninggalan sejarah di Kukar bisa diketahui dengan lebih baik,” tutur Saidar.

 

“Dengan jumlah objek yang diperkirakan mencapai ratusan di luar data yang tersedia, pendataan menjadi salah satu pekerjaan penting dalam pelestarian kebudayaan daerah,” pungkasnya. (Adv/Hrd)

Berita Terkait

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Kukar Kaya Festival
Aji Ali Husni Minta Atlet Kukar Jaga Mental dan Sportivitas
Ikuti Lima Kejuaraan Olahraga di Kaltim, Kukar Kirim 2500 Atlet
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 November 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:57 WIB

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB