Diduga BBM Oplosan di Samarinda, GMNI Desak Kapolres Samarinda Investigasi Semua SPBU

- Jurnalis

Minggu, 30 Maret 2025 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Radiuskaltim.co,Samarinda- Fenomena kendaraan mengalami kerusakan di Samarinda menjadi perhatian Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Samarinda.

Sekretaris Cabang GMNI Samarinda, Ricard Parera menyoroti banyak laporan masyarakat terkait kendaraan mogok usai mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina.

“Kami melihat banyak sekali kendaraan baik itu roda dua dan roda empat milik masyarakat mengalami kerusakan setelah mengisi bahan bakar pertalite maupun pertamax di beberapa titik SPBU di Samarinda,” ujarnya, Sabtu (29/3/25).

Baca Juga :  DPRD Samarinda Apresiasi Program Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim

Ricard sapaan akrabnya, menduga bahwa bahan bakar yang di jual di SPBU-SPBU adalah BBM yang telah dioplos sehingga merusak kendaraan.

“Kami menduga bahwa ada praktik curang dalam distribusi BBM ini. Tidak mungkin sebanyak itu kendaraan rusak tanpa sebab yang jelas,” ungkapnya.

Ricard sapaan akrabnya, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) memeriksa pimpinan PT Pertamina dan semua pihak yang terlibat dalam fenomena tersebut.

“Kami minta aparat kepolisian untuk menindak tegas dan mengusut pimpinan PT Pertamina Regional Kalimantan. Jika ada unsur kesengajaan atau kelalaian, mereka harus pertanggung jawab atas dampak yang diterima oleh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Abdurahman KA Sosialisasikan Perda Kepemudaan untuk Pengembangan Potensi Pemuda Paser

Tak hanya itu, dirinya juga meminta agar Polres Samarinda harus melakukan investigasi di semua titik SPBU di Samarinda tanpa terkecuali. Agar tidak ada pihak yang bermain dalam pendistribusian BBM tersebut.

“Kapolres samarinda harus cepat melakukan investigasi, jangan hanya di satu atau dua titik, tapi seluruh SPBU di Samarinda. Masyarakat berhak mendapatkan kualitas terhadap BBM yang telah mereka beli,” tutupnya.

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB