Dampak Efisiensi Anggaran MBG Tuai Kontroversi, Begini Komentar Shamri

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co,Samarinda- Dampak Efesiensi Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) tuai kritik serta aksi protes sejumlah kalangan. Rabu (28/2/2025)

Aksi protes tersebut gejolak Beberapa wilayah yang menolak makan bergizi gratis dan lebih memilih Pendidikan gratis.

Sejumlah tokoh publik dan aksi protes mahasiswa menganggap hal tersebut tak relevan untuk dilakukan, lantaran anggaran yang adapun dirasa belum sepenuhnya bisa menyentuh perut rakyat.

Menanggapi hal tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Shamri Saputra mengatakan, ia tidak menyepakati kebijakan pemangkasan anggaran, terutama disektor pendidikan dan menolak makan bergizi gratis.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Kecam Perusahaan Tambang yang Tidak Perhatikan Dampak Kerusakan Lingkungan

“Sebenarnya kebutuhan kita cukup banyak dan itu pun anggarannya tidak cukup, apalagi di potong hanya untuk melaksanakan program Presiden. Saya pikir ini perlu kajian yang mendalam.” ungkap.

Shamri menambahkan bahwa, jika ada pengurangan anggaran, tentunya pemerintah daerah juga akan kesulitan dalam perencanaan pembangunan. Apalagi dengan anggaran yang ada tidak cukup untuk Kota Samarinda.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Genjot Pelatihan Kewirausahaan untuk Atasi Pengangguran

“Jelasnya kami tidak setuju dengan efisiensi anggaran ini karena secara PAD juga masih susah menutupi bahkan minus,” tuturnya.

Dan ia berharap pemerintah pusat perlu melakukan kajian ulang terhadap makanan bergizi gratis yang tidak relevan dengan ketentuan yang ada.

“Kita berharap perlu di tinjau ulang terkait makan bergizi gratis mengingat PAD kita masih minim dan perlu menjadi perhatian khususnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB