“Ananda Moeis Nilai Proses Tender harus melalui Pembenahan Tahapan Perencanaan”

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.id, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menilai percepatan proses tender tidak dapat berdiri sendiri tanpa pembenahan tahapan perencanaan. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa seluruh siklus perencanaan anggaran harus dimulai lebih awal agar kebijakan tersebut dapat berjalan efektif.

Ia mencontohkan, penetapan APBD lebih cepat menjadi syarat utama sebelum tender dini dilakukan. Ketika dokumen anggaran telah disahkan lebih awal, proses lelang pun dapat dimulai sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Darlis Pattalongi Soroti Isu Pendidikan di Kaltim

“Ini yang harus jelas dulu. Kalau memang boleh, ayo dijalankan,kalau tidak ya ayo kita bicarakan ” ujarnya.Rabu (03/12/2025)

Ananda menjelaskan, selama ini tahapan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) masih berlangsung sekitar April. Pola tersebut menyebabkan penyusunan dokumen anggaran kerap mepet waktu, sehingga berdampak pada keterlambatan pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Menurutnya, jika Pemprov Kaltim ingin menerapkan sistem tender lebih awal, maka penjadwalan musrenbang dan pembahasan anggaran juga harus dimajukan. Dengan demikian, APBD tahun berikutnya sudah dapat ditetapkan paling lambat Oktober.

Baca Juga :  Muhammad Samsun Desak Pemerintah Kaltim Pastikan Ketersediaan Beras dan Perkuat Produksi Lokal

Pandangan ini sejalan dengan fungsi DPRD sebagai lembaga yang memiliki peran dalam penganggaran dan pengawasan. DPRD Kaltim, lanjut Ananda, akan mencermati kesiapan pemerintah daerah untuk melakukan perubahan pola kerja tersebut secara konsisten.

“Artinya, APBD tahun depannya harus selesai di Oktober. Pertanyaannya, kita mampu tidak? Kalau mampu dan legal, ya jalankan,” katanya.

DPRD berharap percepatan perencanaan dan penetapan APBD dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja pembangunan daerah.

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB