“Agusrianyah Kritisi Kualitas Pendidikan Tingkat SMA Di Kaltim”

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.id, Samarinda – Perhatian DPRD Kalimantan Timur kembali tertuju pada kualitas layanan pendidikan, khususnya di jenjang sekolah menengah atas.

Hal ini menyusul masih ditemukannya sekolah yang melakukan pembelian buku pelajaran fisik, padahal sistem pendidikan saat ini telah mengarah pada pemanfaatan buku digital dan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam pemenuhan sarana pendukung pendidikan.

Menurutnya, secara kebijakan, sekolah tingkat SMA seharusnya telah beralih ke penggunaan e-book sebagai standar pembelajaran. Selasa (02/12/2025)

Baca Juga :  Jahidin Tegaskan ASN Kaltim Harus Netral Jelang Pilkada Serentak

“Soal buku pelajaran sebenarnya SMA itu sudah tidak membeli buku lagi. Harusnya sudah menggunakan ebook dan fasilitas digital,”jelas Agusriansyah.

Ia menjelaskan, apabila pembelian buku fisik masih terjadi, maka hal tersebut mengindikasikan bahwa ekosistem pendukung pembelajaran digital belum sepenuhnya tersedia.

“Kemajuan teknologi saat sudah saat pesat berkembang, sehingga kita harus mampu beradaptasi dengan daerah daerah lain,” Pungkasnya

Adapun faktor-faktor seperti keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat teknologi, hingga minimnya fasilitas laboratorium menjadi kemungkinan penyebab utama.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Soroti SDA Pesisir dan Pulau Kecil Yang Kurang Diperhatikan

DPRD Kaltim memandang persoalan ini perlu segera mendapat perhatian serius pemerintah daerah, mengingat transformasi digital pendidikan telah menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi sekadar pilihan.

“Tanpa dukungan sarana yang memadai, penerapan kebijakan pendidikan berbasis teknologi dikhawatirkan tidak berjalan optimal,” Tambanya.

Melalui fungsi pengawasan, DPRD Kaltim mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur pendidikan di seluruh daerah, agar kebijakan digitalisasi pembelajaran dapat diterapkan secara merata dan berkeadilan

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB