Agusriansyah Ridwan Dorong Penguatan Sektor Manufaktur di Kalimantan Timur

- Jurnalis

Senin, 11 November 2024 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co Samarinda – Sektor industri manufaktur terus memegang peran krusial dalam perekonomian Indonesia. Dengan total Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 20,8 triliun rupiah pada tahun 2023, kontribusi sektor ini tercatat sebesar 3.900 triliun rupiah atau setara 18,67 persen.

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, menyatakan bahwa penguatan sektor manufaktur di daerah, termasuk di Kaltim, perlu didorong untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut Agusriansyah, ketergantungan Kaltim terhadap sektor pertambangan dan hasil bumi tidak menjamin keuntungan jangka panjang. “Terlalu bergantung pada sektor pertambangan tidak menguntungkan dalam jangka waktu lama. Sudah saatnya Kaltim berbenah dan fokus pada sektor manufaktur untuk meningkatkan sumber pendapatan daerah,” tegasnya, Senin (11/11/2024).

Baca Juga :  Finalisasi Tertunda, Komisi II Minta Tambahan Waktu Bahas Raperda MMP dan Jamkrida

Agusriansyah menjelaskan bahwa potensi Kaltim sangat besar jika menggabungkan sumber daya alam (SDA) yang melimpah dengan sumber daya manusia (SDM) profesional. Menurutnya, pembangunan pabrik manufaktur bisa menciptakan perekonomian yang lebih kuat dan lebih baik. “Dengan membangun sejumlah pabrik manufaktur, perekonomian Kaltim akan tumbuh lebih stabil dan berdaya saing,” tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa pabrik manufaktur mampu mengubah bahan mentah menjadi produk jadi dengan nilai jual tinggi, yang telah menjadi sektor primadona bagi investor dalam dan luar negeri selama enam tahun terakhir. Investasi di bidang ini sudah mencapai ratusan triliun rupiah, dengan lebih dari 40 persen dari total investasi diarahkan ke sektor manufaktur.

“Grafik investasi menunjukkan bahwa manufaktur memiliki daya tarik tinggi bagi investor. Sudah saatnya arah pembangunan perekonomian dan industri Kaltim fokus pada sektor ini,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Lirik Potensi PAD dari Alur Sungai, Hamas Ungkap Peluang Besar

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mendorong pemerintah provinsi dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengembangkan program kerja jangka menengah dan panjang di sektor manufaktur. Agusriansyah menilai kontribusi BUMD terhadap pendapatan daerah masih minim, padahal potensi yang ada seharusnya mampu menghasilkan kontribusi lebih besar.

Tercatat pada 2023, sektor industri manufaktur menyumbang 17,73 persen atau setara 149,53 triliun rupiah terhadap perekonomian Kalimantan Timur. “Dengan langkah konkret dan strategi yang tepat, kontribusi ini bisa ditingkatkan demi pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan,” pungkas Agusriansyah. (adv).

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB