Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Percepat Mitigasi Banjir, Bukan Sekadar Perbaikan Infrastruktur Kecil

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – Musim hujan yang mulai intens kembali memunculkan kekhawatiran warga di sejumlah kawasan rawan tergenang. Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menilai pemerintah kota harus beralih dari pola penanganan banjir yang sifatnya tambal-sulam menjadi strategi mitigasi yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Rohim menegaskan, persoalan banjir tidak cukup ditangani melalui pengerukan drainase atau pembangunan saluran kecil di beberapa titik. Ia menyebut pendekatan seperti itu hanya menyelesaikan masalah permukaan, bukan akar persoalan tata air perkotaan.

“Kalau setiap tahun solusinya hanya pengerukan, itu artinya belum ada perubahan paradigma. Kita butuh penanganan yang berbasis kawasan, bukan proyek per titik,” ujarnya.

Menurut Rohim, arus air dari hulu hingga hilir di Samarinda masih tertangani secara parsial. Setiap wilayah bekerja sendiri-sendiri sehingga aliran air tidak pernah benar-benar terkoordinasi. Kondisi ini membuat banyak saluran cepat penuh, lalu meluap ke permukiman penduduk.

Baca Juga :  2 Perda Di Soroti DPRD Samarinda, Begini jelas Rohim

“Aliran air itu tidak kenal batas RT atau kelurahan. Kalau penanganannya masih terpecah, banjir akan tetap rutin terjadi,” tegasnya.

Ia mendorong Pemkot melakukan pemetaan ulang kawasan rawan genangan, lengkap dengan data elevasi, kapasitas saluran, dan titik kritis yang perlu intervensi besar. Peta risiko itu harus menjadi dasar penyusunan rencana aksi jangka panjang, bukan sebatas dokumen administrasi.

“Mitigasi itu harus berbasis data, bukan asumsi. Kita butuh peta yang menunjukkan di mana prioritas utama dan bagaimana penanganannya dalam beberapa tahap,” katanya.

Baca Juga :  Hotel Atlet Stadion Kadrie Oening Akan di Kelola Melalui KSP, Pemprov Kaltim Cari Pihak Ketiga

Rohim juga menyinggung maraknya pembangunan kawasan komersial dan permukiman baru yang tidak dibarengi pengelolaan drainase memadai. Ia menilai lemahnya pengawasan perizinan berkontribusi pada munculnya titik genangan baru.

“Setiap pembangunan wajib punya sistem drainase yang jelas. Kalau dibiarkan, proyek besar bisa menutup jalur air dan dampaknya dirasakan warga di bawahnya,” ujarnya.

Walau menuntut kebijakan strategis, Rohim juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan saluran dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia menilai pemeliharaan lingkungan perlu dilakukan bersama agar intervensi pemerintah dapat berjalan maksimal.

“Kalau warga dan pemerintah bergerak bersama, upaya mitigasi akan jauh lebih efektif,” tutupnya.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB