Radiuskaltim.co, Kukar – Menjaga mental bertanding dan sportivitas menjadi pesan Ketua Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Bapor Korpri) sekaligus Kepala Dispora Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Ali Husni, kepada atlet yang akan mewakili daerah dalam lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada akhir 2026.
Aji Ali menilai kesiapan menghadapi pertandingan harus berjalan seiring dengan kemampuan teknis. Para atlet juga perlu memiliki kedisiplinan dan semangat juang agar mampu menghadapi tekanan selama kompetisi.
“Jangan hanya mengandalkan kemampuan, mental juga harus kuat ketika menghadapi pertandingan,” pesannya saat memberikan laporan dalam acara pelepasan kontingen Kukar di Arbizz Space Tenggarong Jumat (30/10/2026).
Kontingen Kukar akan berlaga dalam lima ajang olahraga yang digelar di Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Paser, Kota Samarinda, dan Kota Balikpapan.
Porprov IV di Kabupaten Kutai Timur berlangsung pada 31 Oktober hingga 8 November 2026. Sementara itu, Porwada IV dijadwalkan berlangsung di Balikpapan pada 3–5 November 2026.
Aji Ali menjelaskan, persiapan kontingen dilakukan melalui seleksi atlet dan pemusatan latihan. Para atlet menjalani pembinaan untuk meningkatkan kondisi fisik, kemampuan teknik, serta kesiapan mental sebelum menghadapi lawan.
Menurut dia, proses pembinaan juga mencakup penguatan karakter dan kedisiplinan. Aspek tersebut dinilai penting untuk membentuk atlet yang mampu bertanding secara profesional dan menghormati lawan.
Dukungan terhadap atlet turut diberikan melalui penyediaan akomodasi, biaya transportasi, uang saku, uang makan, dan perlengkapan pertandingan.
Aji Ali menyebut uang saku ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet sebelum keberangkatan dari Tenggarong. Para atlet juga telah menerima perlengkapan berupa jersey, pakaian latihan, jaket, kaus kaki, sepatu, dan topi.
Untuk menjaga kondisi kontingen, sebanyak 55 tenaga medis, termasuk dokter dan perawat, disiapkan selama pelaksanaan kegiatan. Tiga tenaga psikologi dari dua rumah sakit daerah di Kukar juga dilibatkan dalam pendampingan.
Di sisi lain, strategi peningkatan prestasi dilakukan dengan memetakan cabang olahraga unggulan dan potensi perolehan medali. Evaluasi pertandingan serta peningkatan kompetensi pelatih juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet.
Aji Ali berharap seluruh atlet mampu menunjukkan hasil latihan mereka dan menjaga kepercayaan yang diberikan untuk mewakili daerah.
“Berangkatlah dengan keyakinan, bertanding dengan sungguh-sungguh, dan pulanglah dengan membawa kebanggaan bagi Kukar,” ujarnya. (Adv/Hrd)









