Kepala Disbun Kukar: Karhutla Belum Berdampak pada Produksi dan Harga Sawit

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Kukar – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum mengganggu produksi kelapa sawit di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

 

Di saat yang sama, harga tandan buah segar (TBS) yang sempat melemah pada April lalu kini kembali naik hingga sekitar Rp3.600 per kilogram.

 

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa hasil pemantauan sementara belum menunjukkan dampak kebakaran terhadap produktivitas perkebunan.

 

“Sejauh ini, produksi sawit tidak mengalami penurunan akibat karhutla,” kata Taufik saat diwawancarai di Kantor Lurah Melayu, Kamis (15/10/2026).

Baca Juga :  Kaltim di Peringkat 17 Nasional, Dispora Gencarkan Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda

 

Ia menjelaskan, harga TBS dari kebun swadaya sempat berada pada kisaran Rp2.600 hingga Rp2.700 per kilogram. Kini, harga tersebut berangsur pulih hingga sekitar Rp3.600 per kilogram.

 

Menurutnya, penurunan harga pada periode sebelumnya berkaitan dengan respons pasar terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai ekspor. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama.

 

“Reaksi pasar waktu itu cukup berlebihan, tetapi harga kemudian kembali naik,” ungkapnya.

 

Taufik juga membandingkan pergerakan harga dari kebun swadaya dengan perkebunan yang menjalankan pola kemitraan. Harga TBS pada kebun kemitraan cenderung lebih stabil karena mengacu pada penetapan pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Bupati Kukar Dorong Easy Run Jadi Agenda Olahraga Berskala Besar

 

“Harga kemitraan tidak mengalami penurunan sebesar yang terjadi pada kebun swadaya,” jelasnya.

 

Disbun Kukar akan terus memantau perkembangan harga dan produksi sawit di tengah kondisi karhutla. Pemantauan ini diperlukan untuk melihat perubahan situasi di lapangan serta menjaga keberlangsungan usaha perkebunan.

 

Taufik memastikan kondisi saat ini masih terkendali, khususnya dari sisi produksi. “Sampai sekarang, belum ada penurunan produksi sawit,” pungkasnya. (Adv/Hrd)

Berita Terkait

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Kukar Kaya Festival
Aji Ali Husni Minta Atlet Kukar Jaga Mental dan Sportivitas
Ikuti Lima Kejuaraan Olahraga di Kaltim, Kukar Kirim 2500 Atlet
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 November 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:57 WIB

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB