Radiuskaltim.co, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meminta 64 pejabat yang baru dilantik segera bekerja menghadapi dua pekerjaan besar di penghujung 2026.
Mereka diminta memastikan target kerja tahun ini tercapai sekaligus menyiapkan program dan kegiatan untuk 2027.
Pesan tersebut disampaikan Aulia saat memimpin pelantikan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemkab Kukar di Pendopo Bupati Kukar, Jumat (2/10/2026).
“Di ujung tahun ini ada dua PR besar yang harus kita selesaikan. Yang pertama adalah kita harus memastikan bahwa seluruh target kerja dan kinerja kita di tahun 2026 itu bisa terselenggara dengan baik. Di sisi lain, kita juga harus mempersiapkan perencanaan untuk melaksanakan kegiatan tahun 2027,” kata Aulia.
Dalam pelantikan tersebut, 19 orang menduduki jabatan administrator, sementara 45 lainnya merupakan pejabat pengawas dan fungsional.
Aulia memberikan perhatian khusus kepada pejabat administrator. Ia mengibaratkan posisi tersebut seperti playmaker dalam sepak bola yang bertugas mengatur permainan dan membagi bola kepada pemain lainnya.
“Pejabat administrator itu seperti playmaker. Dia yang mengatur dan membagi bola,” ujarnya.
Karena itu, pejabat administrator diminta mampu menjadi eksekutor yang memastikan target kerja di unit masing-masing berjalan. Di sisi lain, mereka juga memiliki tanggung jawab menyiapkan perencanaan program untuk tahun berikutnya.
Aulia juga meminta para pejabat tidak menghabiskan waktu dengan kegiatan seremonial setelah dilantik. Ia menginstruksikan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) segera melakukan serah terima jabatan pada Senin setelah pelantikan.
“Jangan terlalu banyak melakukan kegiatan seremonial adaptasi. Cepat bekerja,” tegasnya.
Menurut Aulia, pemerintah daerah tidak membutuhkan individu yang bekerja sendiri-sendiri. Ia justru meminta seluruh pejabat membangun kerja tim yang kuat untuk menjalankan visi dan target pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara itu tidak membutuhkan seorang super hero. Kita membutuhkan super tim yang kuat,” katanya.
Ia juga mengingatkan para pejabat agar tidak menjadikan ego pribadi sebagai hambatan dalam menjalankan organisasi. Setiap pejabat diminta mampu berkoordinasi, menyatukan persepsi, serta menyelesaikan persoalan sesuai kewenangan dan arahan organisasi.
Aulia menekankan pejabat yang baru dilantik harus menjadi akselerator, bukan penghambat, dalam pencapaian program Kukar Idaman Terbaik.
“Bapak Ibu harus menjadi eksekutor yang handal dalam pemerintahan kita,” ujarnya.
Ia berharap para pejabat dapat mencurahkan pemikiran, gagasan, dan inisiatif di lingkungan kerja yang baru untuk mempercepat pencapaian target pembangunan Kabupaten Kukar.
“Harapan besar saya di pundak Bapak Ibu sekalian, mari kita bersama-sama wujudkan Kukar terbaik di Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (Adv/Hrd)









